Tuesday, April 5, 2011

LAPORAN KULIAH KERJA LAPANGAN JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN 2011 PT . PERTAMINA (persero) dan PT. PANASONIC GOBEL

PENGESAHAN

Laporan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Tahun 2011 pada PT . PERTAMINA (persero) dan PT. PANASONIC GOBEL INDONESIA, yang disusun oleh:

1. Nama : Ahmad Bani

NIM : C2A 008 008

2. Nama : Aldaan Faikar

NIM : C2A 008 011

3. Nama : Dipta Parahita SP

NIM : C2A 008 047

4. Nama : Ismail Madhe N

NIM : C2A 008 082

5. Nama : Sakti Adhi W

Nim : C2A 008 0136

Telah mendapat persetujuan dan pengesahan oleh Dosen Pembimbing KKL.

Semarang,1 Maret 2011

Dosen Pembimbing KKL

Drs. Bambang Munas, S.E.

NIP.

KATA PENGANTAR

PUJI SYUKUR KEHADIRAT Tuhan YME yang telah memberikan rahmatnya, sehingga penyusun dapat menyelesaikan Laporan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di PT . PERTAMINA (persero) dan PT. PANASONIC GOBEL INDONESIA. Dengan selesainya penyusunan Laporan Tugas Khusus ini, maka penyusun mengucapkan terima kasih kepada :

1. Bapak Drs. H. Susilo Toto Rahardjo, MT selaku ketua jurusan Manajemen Universitas Diponegoro.

2. selaku dosen pembimbing Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

3. Dosen-dosen pendamping KKL

4. Kawan-kawan manajemen yang sudah membantu dalam proses penulisan dan pengalaman KKL nya.

5. Semua Pihak yang telah membantu penyusunan Laporan Tugas Khusus ini.

Akhir kata semoga Laporan Tugas Khusus ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan.

Semarang, 27 Februari 2011

Penyusun

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Di era globalisasi ini perguruan tinggi dituntut untuk menghasilkan lulusan yang berkompeten, dan persaingan di dunia kerja yang semakin ketat menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusannya, metode pengajaran di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro didasarkan pada program ”Entrepreneurship-Based-Learning”. Entrepreneurship-Based-Learning adalah salah satu metode yang menjembatani antara teori yang diajarkan dengan keadaan di dunia nyata yang sebenarnya.

Tujuan dari program ini adalah memberikan pengalaman kerja yang menekankan antara teori dengan praktek. Program ini juga membekali mahasiswa dengan soft skill dalam menghadapi dunia kerja dan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, kreatif, inovatif dan berani mengambil resiko. Tujuan ini merupakan implementasi strategik dari visi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.

Kegiatan KKL 2011 sebagai bagian dari proses peningkatan pengayaan ilmu dipandang sangat penting bagi calon lulusan, agar lulusan Fakultas Ekonomi UNDIP mampu mengadaptasikan diri pada lingkungannya. Diharapkan dengan kegiatan KKL 2011 ini calon lulusan memiliki kompetensi yang responsif-antisipasif, proaktif-inovatif, risk taker, profesional dan visioner sehingga memiliki daya saing yang kuat.

Berdasarkan pada pemikiran tersebut diatas, maka Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UNDIP berencana untuk melaksanakan “Company Visit” melalui kegiatan KKL 2011 ke beberapa Perusahaan Negara dan Perusahaan Swasta.

1.2 Tujuan dan Kegunaan

Tujuan umum dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh para mahasiswa agar nantinya para lulusan tersebut mampu beradaptasi dengan lingkungan, berkompeten sehingga memiliki daya saing yang kuat. Sedangkan tujuan khusus yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah para mahasiswa dapat memahami praktek-praktek dan penerapan tentang manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia, dan manajemen operasional yang diterapkan oleh perusahaan.

Sedangkan untuk kegunaan laporan ini antara lain:

Untuk Mahasiswa :

1. Memudahkan Mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir dan memecahkan masalah.

2. Memudahkan siswa dalam penguasaan dan pendalaman serta pengaplikasian konsep Manajemen.

3. Menjadikan Mahasiswa lebih aktif dalam mempelajari konsep – konsep terapan Fisika yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari – hari.

Untuk Dosen

Kegiatan KKL merupakan mediasi Dosen untuk menjelaskan materi manajemen.

Untuk Universitas

Dari kegiatan Kuliah Kerja Lapangan dapat meningkatkan kerja sama yang baik antara pihak Universitas dan Instansi yang dijadikan obyek KKL.

1.3 Sistematika Penulisan

BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini menguraikan tentang latar belakang, tujuan dan kegunaan, serta sistematika penelitian.

BAB II : HASIL OBSERVASI DAN PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan tentang sejarah perusahaan, profil perusahaan, dan aspek manajemen perusahaan.

BAB III : PENUTUP

Bab ini berisi tentang kesimpulan dan saran.

BAB II

HASIL OBSERVASI DAN PEMBAHASAN

PT . PERTAMINA (persero)

· Sejarah dan perkembangan PT . PERTAMINA (persero)

Pada tahun 1945, Jepang, dengan disaksikan pihak Sekutu, menyerahkan Tambang Minyak Sumatera Utara kepada Indonesia. Daerah perminyakan ini adalah bekas daerah konsesi BPM sebelum Perang Dunia Kedua. Pada masa revolusi fisik, tambang minyak ini hancur total. Lapangan-lapangan minyak di daerah lain di Indonesia dapat dikuasai kembali oleh Belanda dan pihak asing berdasarkan hak konsesi, namun lapangan minyak di Sumatera Utara dan Aceh dapat dipertahankan bangsa Indonesia.

Semenjak kedaulatan Republik Indonesia diakui pada Desember 1949, hingga akhir 1953 Pemerintah masih ragu apakah akan mengembalikan Tambang Minyak Sumatera Utara kepada BPM atau dikuasai sendiri. Penunjukkan ‘koordinator’ untuk pertambangan oleh Menteri Perekonomian pada tahun 1954 belum membawa perbaikan.

Pada bulan Oktober 1957, Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada waktu itu Jenderal A.H. Nasution menunjuk Kolonel Dr. Ibnu Sutowo untuk membentuk Perusahaan Minyak yang berstatus hukum Perseroan Terbatas. Pada tanggal 10 Desember 1957 didirikan P.T. Pertambangan Minyak Nasional Indonesia (P.T. PERMINA) dengan Kol.Dr. Ibnu Sutowo sebagai Presiden Direktur.

Berdasarkan UU No 19 tahun 1960 tentang perusahaan negara, P.T Permina sebagai Perseroan Terbatas menjadi Perusahaan Negara dengan anggota-anggota Direksi waktu itu adalah :

1. Kol. Dr. Ibnu Sutowo , sebagai Presiden Direkturb

2. Let.Kol.S.M. Geudong, sebagai Direktur,

3. Let.Kol.J.M Pattiasina, sebagai Direktur.

Kronologi Sejarah Minyak dan Gas Bumi di Indonesia :

1871 Usaha pertama pengeboran minyak di Indonesia, dilakukan di Cirebon. Karena hasilnya sedikit, kemudian ditutup.

1883 Konsesi pertama pengusahaan minyak diserahkan Sultan Langkat kepada Aeilko J. Zijlker untuk daerah Telaga Said dekat Pangkalan Brandan.

1885 Produksi pertama Telaga Said, yang kemudian diusahakan oleh "Royal Dutch"

1890 Dibentuk "Koninklijke" untuk mengusahakan minyak di Sumatera Utara.

1892 Kilang minyak di Pangkalan Brandan yang dibangun "Royal Dutch" mulai berjalan.

1898 Kilang minyak Balikpapan mulai berjalan.

1899 Lapangan minyak Perlak, konsesi baru dari "Koninklijke" mulai menghasilkan.

1900 Kilang minyak Plaju mulai bekerja.

1901 Saluran pipa Perlak – Pangkalan Brandan selesai dibangun.

1907 ‘Koninklijke’ dan ‘Shell Transport and Trading Company’ bergabung membentuk BPM.

1907 Royal Dutch menyerahkan konsesi-konsesinya di Indonesia kepada BPM.

1911 Sejak tahun ini BPM mengusahakan daerah-daerah minyak sekitar Cepu. Instalasi minyak berkapasitas kecil dibangun.

1912 Dibentuk NKPM sebuah subsidiary dari "Standard oil Company of New Jersey", pada tahun 1948 nama NKPM menjadi STANVAC.

1916 STANVAC menemukan minyak di Daerah Talang Akar, Pendopo (Sumsel).

1920 BPM memperoleh kontrak untuk mengusahakan daerah jambi, dibentuk NIAM, dengan modal 50/50 antara BPM dengan Hindia Belanda. Manajemen berada di tangan BPM.

1923 NIAM Jambi menghasilkan produksi untuk pertama kali.

1926 Kilang minyak STANVAC di Sungai Gerong selesai dibangun, mulai berproduksi dalam rangka produksi keseluruhan Indonesia.

1931 ‘Standard Oil Company of California’ membentuk subsidiary yang setelah PD II bernama CALTEX. Pencarian minyak mulai diintensifkan.

1935 Saluran pipa dari jambi ke BPM di Plaju selesai dibangun.

NNGPM suatu perseroan yang terdiri dari saham BPM (40%), STANVAC (40%) dan Far Pacific Investment Company (20%), mulai beroperasi di Irian Barat.

1936 Konsesi yang bernama "Kontrak 5A" untuk daerah di Sumatera Tengah diberikan kepada CALTEX. (termasuk lapangan MINAS).

1941 Pecah perang di Asia Tenggara, penghancuran dan penutupan sumur minyak bumi.

1944 Tentara pendudukan Jepang yang berusaha membangun kembali instalasi minyak menemukan MINAS.

1945 Lapangan minyak sekitar P. Brandan (ex konsesi BPM) diserahkan pihak Jepang atas nama sekutu kepada Bangsa Indonesia. Perusahaan ini diberi nama PTMNRI.

1946 Jepang mundur, sejak pertengahan tahun 1946 sampai Agustus 1947 lapangan-lapangan minyak STANVAC dikuasai PERMIRI.

1948 STANVAC kembali mencapai tingkat produksi tertinggi sebelum perang.

1949 CALTEX kembali mengusahakan lapangan minyak di Sumatera Tengah. Konsesi BPM Cepu yang dikuasai PTMN dikembalikan kepada BPM akibat KMB, PTMN dibubarkan.

1951 PTMRI diakui sah oleh pemerintah RI dan diganti menjadi P.N PERMIGAN.

1952 CALTEX mulai mengekspor minyak dari lapangan MINAS.

1954 Pemerintah RI mengangkat seorang koordinator untuk Tambang Minyak Sumut dan PTMNRI dirubah menjadi TMSU.

1957 Awal Oktober 1957 K.S.A.D (pelaksana SOB) menunjuk KO. Dr. Ibnu Sutowo untuk membentuk sebuah perusahaan minyak yang berstatus hukum. Tanggal 10 Desember 1957 P.T. PERMINA didirikan, dan disahkan dengan Surat Keputusan Menteri Kehakiman RI No. J.A. 5/32/11 tanggal 3 April 1958.

1958 Bulan Juni PT PERMINA mengekspor minyak mentah untuk pertama kali, dan disusul yang kedua pada Agustus berikutnya. PT PERMINA mengadakan perjanjian kerjasama dengan perusahaan minyak Jepang NOSODECO. Kredit diangsur kembali dalam bentuk minyak mentah. PT PERMINA membuka perwakilan di Tokyo.

1959 NIAM menjadi PN PERMINDO. BPM/SHELL memulai proyek Tanjung di Kalimantan.

1960 BPM di Indonesia dilikuidasi dan sebagai ganti dibentuk PT SHELL INDONESIA. Dengan diundangkannya UU Minyak dan Gas Bumi No. 44 tahun 1960, tanggal 26 Oktober 1960, seluruh pengusahaan minyak di Indonesia dilaksanakan oleh Negara. Permindo mulai dengan organisasi perniagaan sendiri sesuai sifat perusahaan Semi Pemerintah, walaupun administrasi perniagaan masih diatur SHELL.

1961 Pemerintah RI mengambil alih saham SHELL dalam PERMINDO. PERMINDO dilIkuidasi dan dibentuk PN Pertambangan Minyak Indonesia disingkat PERTAMIN. Dengan PP No. 198 tahun 1961 didirikan Perusahaan Negara dengan nama PN Pertambangan Minyak Nasional, disingkat PN PERMINA dan PT PERMINA dilebur ke dalamnya.

1962 Indonesia bergabung menjadi anggota OPEC

1964 Pemerintah RI/PN PERMINA mengambil alih semua aktivitas NNGPM dengan membeli perusahaan tersebut.

1965 Tanggal 31 Desember 1965 Pemerintah RI membeli PT SHELL INDONESIA dengan harga US$ 110 juta. Unit-unit ex SHELL dimasukkan dalam organisasi PN PERMINA.

1966 Dengan Surat Keputusan Menteri Pertambangan No. 124/M/MIGAS tanggal 24 Maret 1966 Organisasi PERMINA dibagi dalam 5 unit Operasi Daerah Produksi dengan kantor pusat di Jakarta.

1967 Konsep Kontrak Production Sharing (KPS) mulai diperkenalkan.

1968 Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1968 tanggal 20 Agustus 1968 PN PERMINA dan PN PERTAMIN dilebur menjadi satu Perusahaan Negara dengan nama PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Nasional, disingkat PN Pertamina.

Direktur utama (Dirut) yang menjabat saat ini adalah Karen Agustiawan yang dilantik oleh Menneg BUMN Syofan Djalil pada 5 Februari 2009 menggantikan Dirut yang lama Ari Hernanto Soemarno. Pelantikan Karen Agustiawan ini mencatat sejarah penting karena ia menjadi wanita pertama yang berhasil menduduki posisi puncak di perusahaan BUMN terbesar milik Indonesia itu.

Masa Jabatan Direktur Utama adalah 3 tahun.Berikut adalah daftar Direktur Utama Pertamina:

No

Nama

Awal Jabatan

Akhir Jabatan

1

Soegijanto

1996

1998

2

Martiono Hadianto

1998

2000

3

Baihaki Hakim

2000

2003

4

Ariffi Nawawi

2003

2004

5

Widya Purnama

2004

2006

6

Ari Hernanto Soemarno

2006

2009

7

Karen Agustiawan

2009

2012

· Profil Perusahaan

v Logo Perusahaan

170px-Pertamina_Logo.jpeg

Warna biru : berarti handal, dapat dipercaya dan bertanggungjawab,

Warna hijau : berarti sumber energi yang berwawasan lingkungan,

Warna merah : berarti keuletan dan keberanian menghadapi masalah.

PERTAMINA Head Office
Jl. Medan Merdeka Timur 1A, Jakarta 10110
Telp : (021) 3815111,3816111 (86 Saluran)
Fax : (021) 3633585,3843882
Telex: 44152, 44302, 46549, 46552, 46554

PERTAMINA adalah Badan Usaha Milik Negara minyak dan perusahaan gas (National Oil Company), yang didirikan pada tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT PERMINA. Pada tahun 1961 perusahaan ini berganti nama menjadi PN PERMINA dan setelah merger dengan PN PERTAMIN di tahun 1968 menjadi PN PERTAMINA. Dengan berlakunya Undang-undang 8 tahun 1971 perusahaan menjadi PERTAMINA. Nama ini bertahan sampai setelah PERTAMINA berubah status hukumnya menjadi PT PERTAMINA (PERSERO) pada tanggal 9 Oktober 2003.



PERTAMINA's lingkup usaha memasukkan sektor hulu dan hilir. Sektor hulu meliputi minyak, gas dan energi panas bumi eksplorasi dan produksi baik di dalam negeri dan luar negeri. Hal tersebut di atas adalah dilakukan melalui operasi sendiri dan melalui kemitraan dalam bentuk kerjasama dengan JOB (Joint Operating Bodies), TAC (Technical Assistance Contracts) dan JOCs (Joint Operating Contracts), sedangkan sektor hilir mencakup pengolahan, pemasaran, perdagangan dan pengiriman
. Komoditas yang dihasilkan berkisar dari Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Non (Non BBM), LPG, LNG, petrokimia untuk Lube Base minyak.


Dengan berlakunya Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2001 pada 23 November 2001 yang berkaitan dengan Minyak dan Gas, Undang-undang Nomor 8 Tahun 1971 yang berhubungan dengan Minyak dan Gas Bumi Negara Perusahaan dinyatakan tidak berlaku. Sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001, Pertamina berubah menjadi Perseroan Umum (Persero) ditunjuk PT. PERTAMINA (PERSERO) dalam Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2003. Semua Pertamina ketentuan yang ada termasuk struktural organisasi, pedoman dan prosedur kerja serta hal-hal lain yang terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya, kecuali hal-hal tersebut bertentangan dengan berkata Peraturan Pemerintah.dinyatakan

tetap berlaku sampai Perusahaan menyediakan lain.

PT PERTAMINA (PERSERO) didirikan berdasarkan Akta Notaris Lanny Janis Ishak, SH No 20 tanggal 17 September 2003, dan disahkan oleh Menteri Hukum & Hak Asasi Manusia dengan Keputusan Nomor C-24026 HT.01.01 pada 9 Oktober 2003 . Di atas berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1995 yang berkaitan dengan Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1998 yang berhubungan dengan Perusahaan Umum (Persero), dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2001 yang berhubungan dengan Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1998.

Konsisten dengan akta pendirian, tujuan dari PERSERO adalah untuk terlibat dalam eksploitasi minyak dan gas bumi, di dalam negeri dan luar negeri, serta eksploitasi lain yang terkait dengan atau mendukung operasi minyak dan gas.


Tujuan dari Perusahaan Publik adalah untuk:

1. Mengeksploitasi keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan PERSERO efektif dan efisien.
2. Berkontribusi terhadap perbaikan kondisi ekonomi untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Dalam rangka mencapai tujuan di atas dan tujuan, melibatkan Perusahaan Publik di berikut:

* Eksploitasi minyak dan gas serta produk olahan dan turunannya.
* Eksploitasi energi panas bumi yang ada pada saat PERSERO didirikan, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) pada tahap akhir negosiasi dan dimana Perseroan telah berhasil memperoleh kepemilikan.
* Gas alam cair (LNG) eksploitasi dan dan produk lainnya yang dihasilkan oleh kilang LNG.
* Eksploitasi lainnya yang terkait dengan atau mendukung usaha sebagaimana dimaksud dalam poin di atas.



Nilai Perusahaan

Bersih

Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menghargai kepercayaan dan integritas berdasarkan pada prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan


Kompetitif

Mampu Bersaing baik secara regional dan internasional, mendukung pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya biaya efektif dan berorientasi pada kinerja.


Yakin

Libatkan dalam pembangunan ekonomi nasional sebagai pelopor dalam reformasi Badan Usaha Milik Negara, dan membangun kebanggaan nasional.


Fokus Pelanggan

Fokus pada pelanggan dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan
Komersial

Menciptakan nilai tambah didasarkan pada orientasi komersial dan membuat keputusan berdasarkan prinsip-prinsip bisnis yang adil.


Mampu

Dikelola oleh para pemimpin kualitas profesional, terampil, dan tinggi dan pekerja, berkomitmen untuk membangun kemampuan riset dan pengembangan.

Agenda Transformasi Pertamina

Perubahan paradigma dan manajemen sumber daya manusia.
Kegiatan transformasi di sektor hulu sebagai keuntungan utama.
Kegiatan transformasi di sektor hilir sebagai garis depan untuk berinteraksi dengan pelanggan
restrukturisasi perusahaan transformasi Keuangan, SDM, Legal, IT dan Administrasi Umum termasuk Asset Management.


Tujuan dari transformasi adalah:
# Untuk Membuat manajemen perusahaan sebagai:



* Yakin
* Bersihkan
* Customer-terfokus
* Kompetitif dan efisien
* Untuk menjadi perusahaan panutan di Indonesia.


Visi dan Misi Perusahaan

Visi Menjadi Perusahaan Minyak Nasional Kelas Dunia

Misi Menjalankan usaha inti minyak, gas, dan bahan bakar nabati secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat

v Struktur Organisasi

· Aspek Manajemen Perusahaan

Aspek Manajemen Pemasaran

Untuk saat ini pemasaran produk dari Pertamina lebih diterapkan pada iklan di televisi dan media cetak.Karena Pertamina adalah BUMN yang memiliki banyak anak perusahaan (hulu dan hilir) maka strategi pemasarannya pun berbeda-beda,namun secara keseluruhan tetap sama yaitu lebih melalui media elektronik dan cetak

Aspek Manajemen SDM

Pengembangan SDM difokuskan kepada penciptaan pekerja yang profisien, profesional, berkomitmen, berdedikasi dan berorientasi bisnis. Untuk mencapai hal tersebut di atas,perusahaan telah menetapkan strategi korporat berikut untuk pengembangan SDM:

1. Mengimplementasikan pengembangan pekerja yang terorganisasi dan konsisten sehingga para pekerja memiliki kompetensi, ketrampilan, dedikasi, kinerja dan produktivitas yang tinggi.

2. Memberikan penghargaan dalam bentuk kesejahteraan dan remunerasi yang kompetitif serta memberikan perlindungan kepada pekerja sesuai dengan standar perusahaan migas di Indonesia dan peraturan yang berlaku.

3. Menciptakan dan mengembangkan hubungan industri yang aman untuk menciptakan suasana yang harmonis dan nyaman guna mendukung produktivitas yang tinggi

Strategi korporat ini menjadi dasar untuk pengimplementasian program pengembangan SDM.Perusahaan memiliki keyakinan bahwa pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang sehingga perusahaan memiliki komitmen terhadap program pengembangan yang sistematik dan berkelanjutan untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan bisnis.

Perusahaan telah mengimplementasikan proses rekruitmen dan seleksi pekerja yang transparan guna memperoleh ahli dan lulusan Sarjana baru untuk regenerasi.Proses rekruitmen dan seleksi awal dilaksanakan melalui pihak ketiga yang independent seperti Universitas Indonesia,Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran.

Melanjutkan kebijakan tahun 2001, Perusahaan telah mengembangkan sistem dan program manajemen karir berdasarkan kemampuan dan kinerja (merit system). Program dan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan transparansi dalam pengembangan karir pekerja Pertamina di masa mendatang.

Untuk menciptakan budaya perusahaan yang mendukung proses transformasi, Perusahaan telah melakukan program sosialisasi untuk Nilai-nilai unggulan yang dikenal dengan FIVE-M (Focus, Integrity, Visionary, Excellence and Mutual Respect).

Untuk pengukuran kinerja,perusahaan menggunakan Ukuran Kerja Terpilih dan Indeks Produktivitas. Pengukuran ini meningkatkan pengembangan yang berkelanjutan untuk mempercepat pencapaian status sebagai perusahaan bertaraf internasional.

Pengembangan Karir

Kesempatan untuk berkembang di Pertamina sangat terbuka luas karena pertamina memiliki bisnis dari hulu sampai ke hilir, mulai dari Eksplorasi & Produksi, Pengolahan, Distribusi hingga Pemasaran produk-produknya, serta panas bumi. Sebagai investasi kami di masa depan,pertamina menyediakan dana yang sangat besar untuk menciptakan pekerja-pekerja berprestasi, menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan yang tangguh, yang mampu membawa Pertamina menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang.Pertamina juga berkomitmen untuk memajukan riset dan pengembangan yang didukung oleh teknologi terkini.

Salah satu elemen vital dalam transformasi Pertamina adalah perubahan budaya.Pertamina berupaya secara terus menerus membangun budaya yang berorientasi kinerja. Kinerja anda akan berkontribusi terhadap program transformasi dan pencapaian target perusahaan. Kami memberikan kesempatan yang sama kepada semua pekerja untuk mengembangkan ide, kreativitas dan berinovasi.Pertamina memberikan kesempatan yang sangat luas bagi anda untuk mengembangkan seluruh potensi dan kemampuan diri.Pertamina yakin Anda mampu menunjukkan kinerja terbaik.

Rekrutmen

Pertamina merekrut pekerja-pekerja handal dari:

  • Tenaga Fresh graduate - Program untuk fresh graduate terdiri dari Bimbingan Profesi Sarjana (BPS), Bimbingan Profesi Sarjana Teknik (BPST), Bimbingan Praktis Ahli (BPA), Bimbingan Praktis Ahli Teknik (BPAT), Bimbingan Keahlian Juru Teknik (BKJT). Program ini mencakup class room dan on-the-job training.Pertamina menyiapkan lingkungan yang kondusif untuk mengenal perusahaan, semua bisnis dan nilai-nilai kami
  • Tenaga berpengalaman - Untuk memenuhi kebutuhan kami akan keahlian dan pengalaman tertentu

Pengembangan Pekerja

Program pengembangan pekerja di pertamina dimulai saat anda bergabung bersama pertamina dan berlangsung terus menerus sepanjang karir Anda di perusahaan. Program pengembangan pertaminaantara lain:

  • Kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi secara selektif di dalam/luar negeri, untuk meningkatkan kapabilitas dan kompetensi untuk membangun profesionalisme pekerja
  • Pelatihan, seminar, workshop di Pertamina Learning Centre maupun institusi-institusi ternama di dalam/luar negeri di bidang Manajerial, Spesialis, Teknis, Leadership dan Budaya
  • Sertifikasi profesional
  • Coaching & mentoring
  • People Review yang merupakan Sistem Manajemen Kinerja di Pertamina, untuk menilai kinerja dan sebagai dasar untuk program pengembangan pekerja
  • Jalur karir Manajerial dan Spesialis
  • Internal job posting, memberikan kesempatan untuk merubah karir di lingkungan Pertamina
  • Penugasan di anak perusahaan merupakan bagian dari pembinaan dan pengembangan pekerja yang dilakukan secara terencana

Program Pengembangan Pekerja

DEVELOPMENT PROGRAM

Aspek Manajemen Operasi

Kegiatan Pertamina dalam menyelenggarakan usaha di bidang energi dan petrokimia, terbagi ke dalam sektor Hulu dan Hilir, serta ditunjang oleh kegiatan anak-anak perusahaan dan perusahaan patungan.

Pertamina Hulu

Kegiatan usaha Pertamina Hulu meliputi eksplorasi dan produksi minyak, gas, dan panas bumi. Untuk kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas dilakukan di beberapa wilayah Indonesia maupun di luar negeri. Pengusahaan di dalam negeri dikerjakan oleh PERTAMINA Hulu dan melalui kerjasama dengan mitra sedangkan untuk pengusahaan di luar negeri dilakukan melalui aliansi strategis bersama dengan mitra. Berbeda dengan kegiatan usaha di bidang minyak dan gas bumi, kegiatan eksplorasi dan produksi panas bumi masih dilakukan di dalam negeri. Untuk mendukung kegiatan intinya, PERTAMINA Hulu juga memiliki usaha di bidang pemboran minyak dan gas.

PT. Pertamina EP

Sebagai tindak lanjut dari UU Migas No. 22 tahun 2001, pada tanggal 13 September 2005 dibentuk PT. Pertamina EP yang merupakan anak perusahaan PT PERTAMINA (PERSERO) yang bergerak di sektor hulu minyak dan gas untuk mengelola Wilayah Kuasa Pertambangan (WKP) PERTAMINA kecuali untuk Blok Cepu dan Blok Randu Gunting.

Kegiatan eksplorasi ditujukan untuk mendapatkan penemuan cadangan migas baru sebagai pengganti hidrokarbon yang telah diproduksikan. Upaya ini dilakukan untuk menjaga agar kesinambungan produksi migas dapat terus dipertahankan.

Pengusahaan minyak dan gas melalui operasi sendiri dilakukan di 7 (tujuh) Daerah Operasi Hulu (DOH). Ketujuh daerah operasi tersebut adalah DOH Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Sumatra Bagian Utara yang berpusat di Rantau, DOH Sumatra Bagian Tengah berpusat di Jambi, DOH Sumatra Bagian Selatan berpusat di Prabumulih, DOH Jawa Bagian Barat berpusat di Cirebon, DOH Jawa Bagian Timur berpusat di Cepu, DOH Kalimantan berpusat di Balikpapan, dan DOH Papua berpusat di Sorong.

Perusahaan patungan

Aktivitas eksplorasi dan produksi dilakukan melalui operasi sendiri dan konsep kemitraan dengan pihak ketiga. Pola kemitraan dalam bidang minyak dan gas berupa JOB-EOR (Joint Operating Body for Enhanced Oil Recovery), JOB-PSC (Joint Operating Body for Production Sharing Contract), TAC (Technical Assistance Contract), BOB (Badan Operasi Bersama), penyertaan berupa IP (Indonesian Participation) dan PPI (Pertamina Participating Interest), serta proyek pinjaman; sedangkan pengusahaan panasbumi berbentuk JOC (Joint Operating Contract).

Sampai akhir tahun 2004 jumlah kontrak pengusahaan migas bersama dengan mitra sebanyak 92 kontrak yang terdiri dari 6 JOB-ER, 15 JOB-PSC, 44 TAC, 27 IP/PPI (termasuk BOB-CPP) dan 5 proyek loan. Sedangkan untuk bidang panas bumi terdapat 8 JOC.

Saat ini DOH yang dulu digabung menjadi 3 region, yaitu Region Sumatera berusat di Prabumulih: Region Jawa di Cirebon dan Region KTI (Kawasan Timur Indonesia) dengan pusatnya di Balikpapan.

Panas bumi

Pengusahaan bidang panas bumi dilakukan di 3 (tiga) area panas bumi dengan total kapasitas terpasang sebesar 162 MW. Ketiga Area Panas Bumi tersebut adalah Area Sibayak (2 MW) di Sumatra Utara, Kamojang (140 MW) di Jawa Barat dan Lahendong (20 MW) di Sulawesi Utara.

Pengembangan usaha

Dalam hal pengembangan usaha, Pertamina telah mulai mengembangkan usahanya baik di dalam dan luar negeri melalui aliansi strategis dengan mitra. Pertamina juga memiliki usaha yang prospektif di bidang jasa pemboran minyak dan gas melalui Pertamina Drilling Service (PDS) yang memiliki 26 unit rig pemboran serta anak perusahaan PT Usayana yang memiliki 7 rig pemboran. Dalam kegiatan transmisi gas, Pertamina memiliki jaringan pipa gas dengan panjang total 3800 km dan 64 stasiun kompresor.

Pertamina Hilir

Stasiun pengisian bahan bakar Pertamina

Kegiatan usaha PERTAMINA Hilir meliputi pengolahan, pemasaran & niaga dan perkapalan serta distribusi produk Hilir baik didalam maupun keluar negeri yang berasal dari kilang PERTAMINA maupun impor yang didukung oleh sarana transportasi darat dan laut. Usaha hilir merupakan integrasi Usaha Pengolahan, Usaha Pemasaran, Usaha Niaga, dan Usaha Perkapalan.

Pengolahan

Kilang minyak

Bidang Pengolahan mempunyai 7 unit kilang dengan kapasitas total 1.041,20 Ribu Barrel. Beberapa kilang minyak terintegrasi dengan kilang Petrokimia dan memproduksi NBBM.

Ketujuh Kilang minyak tersebut terdiri dari :

•Unit Pengolahan I di Pangkalan Brandan - Sumatera Utara (ditutup pada Januari 2007)

•Unit Pengolahan II di Dumai - Riau

•Unit Pengolahan III di Plaju-Sei Gerong Palembang - Sumatera Selatan

•Unit Pengolahan IV di Cilacap - Jawa Tengah

•Unit Pengolahan V di Balikpapan - Kalimantan Timur

•Unit Pengolahan VI di Balongan Indramayu - Jawa Barat

•Unit Pengolahan VII di Sorong – Papua

Kilang LNG

Disamping kilang minyak, PERTAMINA Hilir mempunyai kilang LNG di Arun dan di Bontang. Kilang LNG Arun dengan 6 train dan LNG Badak di Bontang dengan 8 train. Kapasitas LNG Arun sebesar 12,5 Juta Ton sedangkan LNG Badak 18,5 Juta Ton per tahun.

Beberapa Kilang tersebut juga menghasilkan LPG, seperti di Pangkalan Brandan, Dumai, Musi, Cilacap, Balikpapan, Balongan, dan Mundu.

Kilang Cilacap adalah satu-satunya penghasil lube base oil dengan grade HVI- 60, HVI — 95, HVI -160 S dan HVI — 650. Produksi lube base ini disalurkan ke Lube Oil Blending Plant (LOBP) untuk diproduksi menjadi produk pelumas dan kelebihannya diekspor.

Produk

Bahan Bakar Minyak :

•BioPertamax, Pertamax

•Pertamax Plus

•BioPremium, Premium,

•Solar, Bio Solar, Pertamina DEX

•Kerosine

Non-minyak : Minarex, HVI 90, HVI 160, Lube Base, Green Coke, Asphalt,

Gas : Elpiji, Bahan Bakar Gas (BBG), Vigas, LPG, CNG, Musicool

Pelumas :

•Fastron adalah minyak lumas mesin kendaraan dengan bahan dasar semi synthetic

•Prima XP SAE 20W - 50 adalah pelumas produksi Pertamina untuk mesin bensin

•Mesran Super SAE 20W-50 adalah pelumas mesin bensin

•Mesrania 2T Super-X adalah pelumas mesin bensin dua langkah yang berpendingin air seperti mesin tempel atau speed boat. Pelumas ini diproduksi oleh Pertamina. Juga cocok untuk penggunaan pada motor tempel yang lebih kecil dan mesin ketam, mesin gergaji, bajaj dan bemo.

•2T Enviro merupakan pelumas kendaraan 2 Tak dengan bahan bakar bensin juga pelumas semi sintetis yang dibuat dari bahan dasar pelumas mineral ditambah bahan dasar pelumas sintetis Poly Isobutylene. Direkomendasikan untuk digunakan pada mesin kendaraan 2 Tak berbahan bakar bensin dengan pendingin udara. Kendaraan-kendaran 2 Tak buatan Jepang seperti Kawasaki, Yamaha, Suzuki, Honda dan Vespa, dapat juga digunakan untuk mesin gergaji (chain saw) dan mesin potong rumput.

•Enduro 4T

•Meditran

•Rored

Petrokimia :

Pure Teraphithalic Acid (PTA), Paraxyline, Benzene, Propyline, Sulfur

Sebaiknya kegiatan Kuliah Kerja Lapangan ini dapat lebih belajar dan melakukan evaluasi terhadap segala kesalahan teknis yang terjadi. Sehingga untuk kedepannya kegiatan Kuliah Kerja Lapangan dapat lebih baik lagi.

Profil Perusahaan

Melalui brand-nya yang dikenal secara umum dengan nama Panasonic, Panasonic Corporation yang berpusat di Osaka, Jepang ini, merupakan manufaktur kelas dunia di bidang produk elektronik, khususnya untuk kebutuhan konsumen awam, bisnis dan industri .

Di Asia Pasifik, Panasonic muncul pertama kalinya dengan mendirikan pabrik pertamanya di Thailand pada tahun 1961. Beberapa tahun berikutnya, operasi Panasonic di kawasan ini pun berkembang. Saat ini operasinya ada di 9 negara (termasuk Indonesia) dengan total 75 perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 82,000 orang dan mencapai total penjualan sebesar 9,457 juta US Dollar untuk tahun fiskal 2005, atau sama dengan 26% dari total penjualan luar negeri Panasonic Corporation.

Di Indonesia sendiri, Panasonic memiliki sejarah yang sangat panjang dan melekat di hati semua rakyat Indonesia. Dimulai dengan kehadiran radio ‘tjawang’ oleh Almarhum Drs. H. Thayeb Moh. Gobel pada tahun 1954, TV pertama di tahun 1962, hadirnya brand National di tahun 1970, sampai pada akhirnya mengganti nama National dan menggunakan nama Panasonic di tahun 2004. Sampai saat ini Panasonic di Indonesia tetap merupakan brand elektronik yang paling terkemuka dengan sederet produknya yang inovatif, mulai dari TV plasma, Kamera, AC, Kulkas, Mesin Cuci, dan lainnya.

Garis Besar Panasonic Gobel Indonesia

Nama Perusahaan

PT. Panasonic Gobel Indonesia

Alamat terdaftar

Jl. Dewi Sartika 14 Cawang,
Jakarta 13630 Indonesia
Telephone: (+62-21) 8090108, 8015710 Fax: (+62-21) 8015706, 80882620

Presiden Direktur

Ichiro Suganuma

Tanggal Pendirian

1970 – PT. National Gobel
1991 – PT. National Panasonic Gobel
2004 – PT Panasonic Gobel Indonesia .

Kegiatan Bisnis

PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI) melakukan kegiatan penjualan dan purna jual kepada para konsumen di Indonesia. Konsentrasi PGI terletak pada produk-produk ‘consumer electronic’ yang terdiri dari 2 kategori besar, yaitu Digital AV dan Home Appliances.

Pesan dari Panasonic Gobel Indonesia

Ichiro Suganuma
Presiden Direktur,
PT. Panasonic Gobel Indonesia

Sebuah brand menjadi besar bukan karena produknya semata, namun karena konsep dibalik hal-hal yang kasat mata. Hal inilah yang menjadi dasar dari pengembangan teknologi kami sejak pertama kali Panasonic Corporation ditemukan oleh Konosuke Matsushita pada tahun 1918 (Saat itu Matsushita Electric Appliance Factory). Dimulai dengan memproduksi socket lampu pertama kali, Konosuke Matsushita telah mempunyai visi untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Keinginan tulusnya dan dedikasi tingginya kepada masyarakat inilah yang menjadi landasan mengapa perusahaan kami masih ada sampai saat ini dan terus berkembang.

Jauh dari Jepang, di Indonesia pun lahir seorang pemuda yang memiliki Visi yang sama dengan Konosuke Matsushita; Almarhum Drs. Thayeb Moh Gobel. Nama Almarhum tentunya akan selalu dikenang dalam perkembangan industri elektronik di Indonesia. Semua hal ini dimulai ketika kedua tokoh besar ini bergabung, dan didirikannya PT. National Gobel di tahun 1970. Sejak saat itu produk-produk National pun menjadi pilihan utama rakyat Indonesia.

Sejak tahun 2004, kami memakai nama Panasonic yang telah menjadi nama resmi Internasional untuk brand kami. Perubahaan nama perusahaan kami ke PT. Panasonic Gobel Indonesia pun menjadi awal semangat yang baru. Dengan slogan Ideas For Life, berbagai range produk telah kami sediakan untuk para konsumen kami. Slogan ini merupakan komitmen kami kepada konsumen dalam menawarkan produk-produk yang akan memperkaya hidup mereka; produk-produk yang dibuat berdasarkan ide-ide segar dan inovatif. Hadirnya VIERA, LUMIX, AC Envio, Mesin Cuci Aquabeat dan Kulkas Magic Top merupakan contoh kecil dari inovasi kami.

Tentunya kelangsungan bisnis hingga saat ini masih memegang teguh semangat yang sama yang telah terbentuk hampir 1 abad yang lalu. Yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup dan untuk perkembangan masyarakat. Kami percaya bahwa komitmen kami dan segenap karyawan kami dalam memberikan yang terbaik untuk konsumen merupakan refleksi dari penghargaan kami terhadap hubungan yang panjang antara kami dan masyarakat.

Panasonic Ideas For Life.

Filosofi Perusahaan

H. Th. Mohammad Gobel Konosuke Matsushita

Sinergi Dari Dua Filosofi

Perusahaan ini terbentuk oleh dasar filosofi yang diterapkan oleh kedua penemunya, Almarhum Drs. Thayeb Moh Gobel dan Konosuke Matsushita. Almarhum Drs. Thayeb Moh Gobel memiliki filosofi “Pohon Pisang” sementara Konosuke Matsushita dikenal dengan filosofi “Air Mengalir”. Hingga saat ini kedua filosofi bersatu dan membentuk suatu sinergi yang luar biasa dalam membangun bisnis Panasonic di Indonesia.


Almarhum Gobel percaya bahwa pohon pisang adalah simbol yang paling tepat untuk menggambarkan peran dari sebuah perusahaan di tengah masyarakat. Tidak ada bagian dari pohon pisang yang tidak dapat digunakan; buahnya dapat dimakan, sementara daun dan bagian lainnya dapat dipakai untuk berbagai keperluan sehari-hari. Sifat dari pohon pisang yang dapat tumbuh dimana saja menjadikannya selalu tersedia dimanapun, dan regenerasinya pun sangat mudah. Hal inilah yang menurut almarhum merupakan refleksi terbaik dari sebuah perusahaan, dimana layaknya pohon pisang sebuah perusahaan hendaknya dapat sangat berguna bagi masyarakat.

Bagi Panasonic sendiri, air merupakan hal yang sangat krusial untuk kelangsungan hidup manusia. Seperti halnya air yang mengalir, produk elektronik pun seharusnya mudah tersedia dengan harga yang terjangkau untuk kebutuhan masyarakat banyak.

Sinergi dari kedua filosofi inilah yang membentuk produk-produk Panasonic yang berkualitas hingga saat ini. Layaknya air ia mengisi kebutuhan dari tempat terendah hingga atas, dan layaknya pohon pisang ia sangat berguna bagi masyarakat.

Visi Untuk Berkembang

Mungkin Almarhum Drs Thayeb Moh. Gobel adalah satu-satunya orang yang yakin bahwa radio-lah yang akan membawanya ke kesuksesan perusahaannya di masa mendatang. Namun keyakinan tersebut tidak muncul dengan sendirinya, melainkan melalui kepandaian beliau dalam melihat peluang untuk suskes. Di masa tersebut beliau memiliki visi besar bahwa elektronik akan memainkan peranan penting dalam setiap aspek kehidupan manusia, dan hal inilah yang menjadi peluang emas perusahaannya untuk berkembang pada saat itu, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Melalui kontribusinya dalam mengembangkan industri elektronik inilah, maka beliau dikenal sebagai ‘Bapak’ industri elektronik di Indonesia.

Di tahun 1954 Almarhum Drs Thayeb Moh. Gobel mendirikan PT. Transistor Radio Manufacturing, yang merupakan pabrik Radio Transistor pertama di Indonesia, dengan nama brand Cawang. Langkahnya tidak terhenti sampai disitu, namun dilanjutkan dengan bekerja sama dengan pihak Panasonic Corporation Japan pada tahun 1960 untuk "Technical Assistance Agreement." Kemudian di tahun 1962, perusahaannya diminta untuk merakit Televisi hitam putih dalam rangka Asian Games yang akan diadakan di Jakarta. Bisnisnya pun berkembang sejak saat itu hingga pada tanggal 27 Juli, 1970, terbentuklah joint venture dengan Panasonic Corporation dibawah nama PT National Gobel. Sejak saat itu setiap tahunnya Panasonic selalu menciptakan produk terbaik bagi para konsumennya, sebagai upaya dari melestarikan budaya kedua perusahaan yang telah diterapkan oleh para pendirinya

Sejarah Perusahaan

Tahun 1954




Terinspirasi oleh semangat Nasionalisme untuk membuat sebuah alat komunikasi bagi sebuah negara baru, Indonesia, Drs. H.Thayeb Moh.‘Gobel’ mendirikan PT Transistor Radio Manufacturing di Cawang, Jakarta, yang menjadi pelopor dari pabrik transistor radio yang disebut dengan “Tjawang”.

Tahun 1957


Drs. Thayeb Moh.‘Gobel’ menerima beasiswa Colombo Plan. Saat itu ia sedang melanjutkan studi di Jepang dimana ia bertemu dengan Mr.Konosuke Matsushita, pendiri dari Matsushita Electric Industrial Co., Ltd.

Tahun 1960


Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Teknikal antara PT Transistor Radio Manufacturing dan Matsushita Electric Industrial Co., Ltd. (Jepang).


Tahun 1962


Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Teknikal tersebut, PT Transistor Radio Manufacturing memproduksi televisi tanpa warna pertama di Indonesia, yang bertujuan untuk memungkinkan masyarakat Indonesia menonton Asian Games (Jakarta). Produk pertama diberikan kepada Ibu negara, Ibu Fatmawati Soekarno .


Tahun 1970


Mendirikan PT National Gobel (Perangkat Elektronik Rumah Tangga).


Tahun 1974


Mendirikan PT. Met Gobel, sebuah pabrik lokal yang menunjang aktifitas perdagangan dan produk-produk impor dari Matsushita ke Indonesia. Mereka mengimpor baik produk-produk elektronik kebutuhan konsumen dan produk-produk elektronik kebutuhan kerja, seperti alat-alat elektronik penyiaran dan pabrik, yang tidak diproduksi oleh PT. National Gobel.


Tahun 1979


Mendirikan Matsushita Gobel Education Foundation (Yayasan Pendidikan). Misinya adalah untuk meningkatkan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.


Tahun 1981


Drs.H.Thayeb Moh. ‘Gobel’ menerima penghargaan Kun Santo Zuikosho dari Pemerintah Jepang atas usahanya untuk membangun dan memelihara hubungan diplomatik bilateral antara Jepang dan Indonesia dalam bidang sosial budaya, komunikasi, dan perdagangan.


Tahun 1985


Menerima penghargaan “Upakarti” dari Pemerintah Indonesia atas usahanya menunjang wiraswastawan menengah kebawah.


Tahun 1987


Mendirikan PT Matsushita Gobel Battery Industry (manggan, lithium, koin, senter).


Tahun 1990


Masa ini ditandai dengan perkuatan Matsushita Gobel Group. Sejumlah banyak pabrik dan perusahaan retail didirikan.


Tahun 1991


PT National Panasonic Gobel (Satu-satunya agen retail NABEL dan MGBI) PT Matsushita Kotobuki Electronic Indonesia (mengekspor VCR, CD-ROM, dan TV) .


Tahun 1992-1993


PT Batam Matsushita Battery (Batere NICAD) PT Panasonic Gobel Electronics Components (komponen keramik, speaker, produk induktif, dan produk-produk terkait lainnya) Bersama dengan Matsushita Electric Works, Ltd. mendirikan PT Matsushita Gobel Electric Works Manufacturing (fikstur pencahayaan, komponen, alat perkabelan).
PT Matsushita Denko Gobel (retail dan distribusi MABEL)


Tahun 1995-1996


PT Matsushita Electronic Components
PT Matsushita Semiconductor Indonesia (semikonductor, mikrochip)
PT Matsushita Lighting Indonesia .


Tahun 1998


MEI mendirikan PT Matsushita Kotobuki Electronics Peripherals Indonesia (MKPI) di Batam yang merakit produk-produk tambahan untuk komputer.

Memberikan kontribusi untuk kualitas dan profesionalisme Televisi Indonesia dengan mengadakan Panasonic Awards sejak 1997.



Bersama dengan Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia menyediakan pusat pelayanan kesehatan dan fasilitas-fasilitas untuk masyarakat industri sekitar.


Tahun 2000


Perpanjangan hubungan kerjasama Matsushita-Gobel dalam PT National Gobel.



Bersama dengan Iwan Tirta mendukung pelestarian Kerajinan Batik Tradisional.



Memberikan sumbangsih untuk pengembangan sumber daya manusia melalui Beasiswa Panasonic dan National Gobel yang dibagi menjadi dua kategori: untuk mahasiswa S1 di Indonesia dan mahasiswa S2/S3 di Jepang.


Tahun 2003


Kunio Nakamura, direktur MEI, menerima “Bintang Jasa Pratama”, Keberhasilan Pemerintah Indonesia yang tertinggi untuk Industri Swasta Jepang atas usahanya mengembangkan industri Indonesia.


Kelompok Perusahaan di Indonesia

Panasonic Indonesia Group

Panasonic Gobel Indonesia (PGI)


Address

:

Jl. Dewi Sartika (Cawang II), No.14, Jakarta 13630, Indonesia

Telephone

:

021-80883504

Fax

:

021-80883504

Website

:

http://www.panasonic.co.idopens new window.

Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI)


Address

:

Jl. Raya Bogor Km. 29, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur 13710

Telephone

:

021-8710221

Fax

:

021-8710851

Panasonic Electric Works Gobel Manufacturing Indonesia (PEWGMID)


Address

:

Gobel Industrial Complex EJIP Industrial Parks Plot 3D, Lemah Abang, Bekasi, 17550, West Java

Telephone

:

021-8970044

Fax

:

021-8970040

Panasonic Gobel Energy Indonesia (PECGI)


Address

:

Jl. Teuku Umar Km. 44, Cibitung, Bekasi 17520, West Java Indonesia

Telephone

:

021-88324919

Fax.

:

021-88325033

Gobel International (GI)


Address

:

Jl. Dewi Sartika (Cawang II), No.14, Jakarta 13630, Indonesia

Telephone

:

021-8015666

Fax

:

021-8015665

Panasonic Shikoku Electronics Indonesia (PSECI)


Address

:

Kawasan Industri MM 2100, Jl. Lombok, 2 Blok 0-1, Cibitung, Bekasi, 17520, West Java, Indonesia

Telephone

:

021-8980005

Fax

:

021-8981487

PT. Panasonic Semiconductor Indonesia (PSCID)


Address

:

Jl. Tol Jkt - Cikampek KM 47, Kawasan Industri KIIC Lot A1~4, Teluk Jambe, Karawang 41361, Indonesia

Telephone

:

021-8904248/50

Fax

:

021-8904254

Panasonic Lighting Indonesia (PLI)


Address

:

Jl. Rembang, Industri Raya 47, Rembang, Pasuruan 67152, Jawa Timur, Indonesia

Telephone

:

0343-740230

Fax

:

0343-740239

Panasonic Electric Works Mitra Indonesia (PEWMID)


Address

:

Kawasan Industri Menara Permai, Jl. Raya Narogong Km. 23.8, Cileungsi, Bogor, 16820


Telephone

:

021-8230054


Fax.

:

-


Panasonic ideas for life

Slogan merek global untuk Panasonic ini mewakili komitmen kami dalam menyediakan produk-produk dan pelayanan berdasarkan ide-ide yang akan memperkaya gaya hidup dan membantu memajukan masyarakat. Fokus kami tidak hanya pada produk-produk, namun juga pada ide-ide. Ide-ide yang akan meningkatkan hidup anda dan memperlebar pandangan anda. Melalui ide-ide relevan, inovatif dan berharga ini, Panasonic bertujuan untuk secara berkelanjutan memperkaya hidup dan memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Untuk mengenal lebih jauh tentang merek global kami, kunjungilah Panasonic ideas for life pada alamat web Panasonic Global.

Kegiatan Sosial

Bantuan Kemanusian Korban Gempa Sumatra Barat


Padang, 24 Desember 2009 : Penyerahan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Sumatera Barat (Padang, Pariaman, Padang Pariaman, dan Agam) berupa 1,300 set Pompa Air Panasonic yang diterima langsung oleh Bapak Gubernur Sumatra Barat untuk disalurkan melalui Pemda setempat dengan Sasaran pemberian bantuan Pompa Air ini adalah untuk Rumah Sakit, Puskesmas, Sekolah-sekolah, dan Fasilitas Umum seperti kantor Kecamatan, kantor Kelurahan dan lain-lain

Klinik Menyehatkan Bangsa
Bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mendirikan klinik untuk masyarakat yang kurang mampu di Cibubur, Cibitung, dan Cawang.

Aktivitas Lingkungan
Komitmen yang kuat mendukung program pelestarian lingkungan (foto: kampanye “Hari Lingkungan Sedunia”).

Beasiswa
Sejak tahun 1999 telah diberikan kepada 136 siswa/siswi baik program S2 di Jepang (Panasonic Scholarship) maupun program S1 di Indonesia.

Bantuan Sosial
Mengambil bagian untuk meringankan beban masyarakat akibat bencana alam dan krisis moneter (foto: bantuan untuk korban banjir).

Pendidikan dan Pelatihan
Techno-school, fasilitas Matsushita Gobel untuk mendidik dan melatih putra-putri Indonesian menjadi tenaga kerja yang siap pakai di bidang elektronika.

Kunjungan Pabrik
Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memahani aktivitas manufaktur berikut aspek-aspek lingkungannya melalui program kunjungan pabrik.

Link and Match
Kerjasama riset dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk mewujudkan produk inovasi yang bermanfaat guna memperbaiki pola hidup masyarakat.

Aktivitas Sosial yang Lain
Acara memperingati Hari Kemerdekaan RI, membersihkan Panti Tuna Ganda.

Manajemen Pembuangan Limbah
TUjuan utama bagi manajemen pembuangan limbah adalah tanpa limbah.
Untuk memenuhi target ini Panasonic telah meningkatkan level recycle z dari tahuh ke tahun, perolehan terakhir adalah 74% (FY 2002).

Pembangunan Produk Ramah Lingkungan
Solder anti timah, Panasonic telah berhasil menghasilkan solder tanpa timah menggantikan solder timah yang jauh lebih ramah bagi lingkungan.

Surveillence Audit oleh pihak ketiga
Sebagai bagian dari peningkatan kebijakan sistem manajemen lingkungan ISO 14001, maka surveillence audit dilakukan secara regular setiap 6 bulan.

Pencapaian Kesehatan & Keamanan
Dengan target Zero Accident maka sistem kesehatan & keselamatan telah diimplementasikan sejak tahun 1997. Usaha ini sudah banyak mengurangi tingkat terjadinya kecelakaan.

Sertifikat OSHAS 18001
Pada tahun 2003 untuk meningkatkan performansi OSHMS Panasonic menerapkan OHSAS 18001 yang terintegrasi dengan sistem manajemen lingkungan (EMS).

Pengabdian kepada Masyarakat

* Sejak didirikan 37 tahun yang lalu, kelompok usaha Panasonic Indonesia konsisten mewujudkan komitmennya untuk memberikan kontribusi usaha atau Corporate Social Responsibility (CSR) melalui berbagai kegiatan dan donasi.

Panasonic Awards

Panasonic Awards tahun ini memasuki tahun penyelenggaraan yang ke 12 kalinya, sejak pertama diselenggarakan tahun 1997. PA konsisten dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan penghargaan Panasonic Indonesia kepada insan pertelevisian yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasinya bagi perkembangan pertelevisian tanah air.

Panasonic Scholarship

Program pemberian beasiswa tanpa ikatan dinas apapun bagi mahasiswa-mahasiswi yang berprestasi di negeri ini untuk melanjutkan program studi pasca sarjana (S2) di universitas- universitas terkemuka di Jepang. Panasonic Scholarship (PS) pertama kali diselenggarakan tahun 1998 bertepatan dengan ulang tahun ke 80 Matsushita Electric Co., Ltd. Di Indonesia PS digelar secara konsisten sejak tahun 1999, tercatat sampai tahun 2009, total 38 siswa termasuk alumni yang telah merasakan perubahan dan manfaat bagi kehidupan mereka.

Panasonic Peduli Budaya

Negeri ini banyak mewariskan budayanya. Pencak Silat, Keris, Batik, Jamu adalah sebagian yang warisan yang patut kita bersama menjaga dan melestarikannya. Sadar akan hal itu, kelompok usaha Panasonic Indonesia konsisten mewujudkan komitmennya untuk memberikan kontribusi budaya. Pencak Silat yang secara rutin digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia dan Panasonic adalah satu bukti akan komitmen menjaga dan melestarikan budaya bangsa.

KWN Indonesia, Harumkan Nama Bangsa di KWN Dunia

Akhirnya usaha dan kerja keras film dokumenter Kid Witness News (KWN) Indonesia dengan judul “Bakau” karya dari Adeline Tiffanie Suwana, Monica Celine Sutiono dan Sean Trianto Prasetyo Kusmuljadi dari Jubilee School Sunter, Jakarta, tidaklah sia-sia. Pada tanggal 19 Juni 2008, KWN Indonesia meraih dua penghargaan kompetisi internasional KWN di Jepang.

Sponsorship

Panasonic merupakan sponsor untuk beberapa event Internasional yang memiliki tujuan sejalan dengan filosofi kami. Khususnya dalam rangka bersumbangsih kepada masyarakat dengan menyediakan teknologi yang terdepan.

Olimpiade

Karir

Panasonic terlibat di dalam Olimpiade sebagai Rekan Dunia IOC. Pada pesta olahraga paling akbar di dunia ini, masyarakat luas telah mengenal keterlibatan dan dukungan kami untuk pertandingan Olimpiade tersebut.

Pesan dari Direktur HRS PGI

Istiqlal Taufik Sy
Direktur Human Resources Services (HRS)
PT. Panasonic Gobel Indonesia

Selamat datang putra-putri terbaik Indonesia.

Sebagai sales company, PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) merupakan bagian dari keluarga besar Panasonic Global yang selalu berupaya dalam memperkaya hidup dan berkontribusi kepada masyarakat secara berkesinambungan dengan slogannya “ideas for life”. Lewat slogan ini kemudian lahir berbagai ide inovatif dan pemikiran-pemikiran berharga yang mendukung tujuan kami yakni membina manusia sebelum produk.

Dengan semangat ini, divisi Human Resources Services (HRS) PGI berupaya maksimal dalam mempersiapkan dan mengembangkan para karyawannya untuk meraih tujuan Panasonic sebagai “the brand of choice” dengan Sumber Daya Manusianya yang merupakan “the employees of choice”. Kami sadar, visi ini merupakan tugas setiap individu yang berada di PGI untuk menjaga reputasi Panasonic sebagai brand yang memiliki kualitas produk yang tinggi dan terbaik. Kami selalu melangkah maju untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Tentunya dengan mengedepankan Sumber Daya Manusia sebagai elemen terpenting dalam menciptakan dan menerapkan semangat untuk menang agar meraih hasil yang maksimal.

Dalam aktivitasnya, divisi HRS mengembangkan sumber daya manusia seiring dengan pengaplikasian proses “business alignment”, dimana business plan diterjemahkan ke segala lapisan dalam organisasi kami agar visi/misi perusahaan dan karyawan dapat sejalan. Untuk mempererat hubungan karyawan dengan perusahaan (engagement), kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para karyawan kami dan menciptakan kondisi kerja yang kondusif. Untuk meningkatkan kompetensi profesional dari karyawan, kami selalu berusaha memberikan support berupa program in house, in country maupun overseas training agar mereka mampu (enablement) untuk menggali potensi diri mereka. Semua gagasan ini kami terapkan di organisasi kami dengan adanya komunikasi yang tidak terputus melalui berbagai media. Secara singkatnya divisi HRS kami memiliki 4 landasan di organisasi yakni Alignment, Engagement, Enablement, dan Communication yang sesuai dengan Matsushita Business Principles.

Kami sangat menyadari akan tanggung jawab kami kepada masyarakat dan untuk itu kami mengerahkan segenap upaya kami untuk perkembangan manusia di perusahaan kami dan masyarakat, untuk mencapai keseimbangan kualitas hidup.

Sekali lagi, selamat datang di Keluarga Besar Panasonic Indonesia.

Bergabung dengan Panasonic

Panasonic adalah perusahaan yang memandang kedepan dengan praktek-praktek dan kebijakan sumber daya manusia yang mendalam. Ini merupakan perusahaan yang penuh dengan kesempatan untuk menberdayakan potensi maksimal dari setiap anggota staffnya. Kami telah menciptakan suatu lingkungan yang mendorong terjalinnya ikatan dan persahabatan diantara kami. Inilah yang menjadikan Panasonic tempat dimana setiap orang dihargai dengan karir yang menarik dan memperkaya pribadi.

Strategi pemberian kompensasi dan bonus kami adalah sederhana: kami menghargai usaha dan kinerja serta memberikan penghargaan dengan tidak bersikap pelit. Kami bekerja dengan teknologi terkini dalam lingkungan kerja yang penuh kesatuan dimana paket gaji yang bersaing menanti anda.

Kami berkomitmen untuk pengembangan dan pemenuhan pribadi dan profesional, dan memberikan gabungan yang tepat akan pelatihan didalam dan diluar pekerjaan untuk kemajuan karir.

Panasonic mendahulukan manusia dalam semua kegiatannya. Maka, program-program bonus kami memastikan bahwa setiap anggota staff dilayani secara pribadi, keuangan dan profesional.

Berada di Panasonic

Para pegawai kami menikmati gaya hidup yang seimbang dimana waktu kerja dan keluarga sama-sama maksimal. Tidak akan pernah ada saat yang menjenuhkan di Panasonic. Lanjutkan membaca jika anda tertarik untuk mengetahui bagaimana kami bekerja dan bermain di Panasonic.

Tanggapan Mereka

Masing-masing dari kami adalah seorang individu dengan karakter yang berbeda-beda, namun kami berbagi bersama disini. Cari tahu tentang orang-orang yang sudah bergabung dengan Panasonic, apakah Anda termasuk orang yang kami cari?

Iwan

Iwan Saktiawan

Product Manager Small Home Appliances,
Marketing Department
Panasonic Indonesia

Tahun 2002 saya bergabung dengan PT. Panasonic Gobel Indonesia, ketika baru lulus dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Saya ditempatkan sebagai staf marketing audio department, sebelum akhirnya beralih ke visual department dan sampai pada posisi sekarang ini. Banyak sekali support yang diberikan kepada saya yang ketika itu masih karyawan baru termasuk training ke Jepang agar mengenal produk lebih jauh.

Selain itu, salah satu hal yang saya rasakan amat penting ialah support dari senior dalam membimbing juniornya mengenai bagaimana bisnis perusahaan dijalankan. Sejarah panjang hubungan kami yang terbina dengan para dealer pun menjadi kunci sukses perusahaan kami.

Sudah 5 tahun berlalu dan banyak perkembangan yang terjadi di perusahaan Setiap tantangan pun kami lewati dengan semangat dan kerjasama. Hal ini juga merefleksikan kondisi perusahaan kami secara global dimana kami sangat memimpin untuk teknologi-teknologi cutting edge. Hal ini saya rasakan ketika beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Amagasaki plant di Jepang dimana produksi TV plasma kami bertempat. Merupakan hal yang membanggakan bagi saya untuk dapat bekerja di sebuah perusahaan dengan visi ke depan seperti Panasonic.

Jika Anda ingin menjadi bagian global dari brand kami, kenapa tidak segera bergabung bersama kami?!.

Primawan badri

Primawan Badri

Product Manager Refrigerator
Marketing Department
Panasonic Indonesia

Sejak dulu saya selalu tertarik untuk bekerja dengan perusahaan multinasional yang memiliki brand yang sangat kuat. Pada tahun 2004 saya mendapatkan tawaran bekerja dari PT. Panasonic Gobel Indonesia, dimana ketika itu saya masih bekerja sebagai Asst. Mgr operasional untuk salah satu perusahaan telekomunikasi di Jakarta. Tawaran tersebut tidak saya sia-siakan karena saya yakin saya dapat mengembangkan diri lebih jauh dan mendapatkan banyak pengalaman berharga bila bergabung dengan PGI. Tentunya sistem yang diterapkan perusahaan besar pun lebih memudahkan pekerjaan saya.

Bekerja di PGI sarat akan banyak tantangan, namun hal ini merupakan hal yang selalu muncul dimanapun kita bekerja dan harus dihadapi. Di PGI semua ini dapat diatasi dengan baik oleh kami mulai dari perencanaan sampai dengan eksekusi, karena adanya sinergi yang tinggi antar departemen terkait. Disini kami sadari akan keterkaitan kami dengan banyak pihak, dan apabila hal itu dilakukan dengan baik maka akan mendukung kinerja kami

Ditempatkan di marketing departemen membuat saya sadar bahwa perusahaan ini selalu mengutamakan kepentingan konsumen. Produk dan servis terbaiklah yang berusaha kami berikan kepada konsumen kami. Hal ini juga yang membuat produk refrigerator kami memperoleh Indonesia Customer Satisfaction Award (ICSA) pada tahun 2006.

Bagi saya Panasonic merupakan tempat yang baik untuk mengembangkan diri, karena ada banyak hal yang bisa dipelajari dan digali disini. Anda siap untuk menerima tantangan kami?

Novi

Novi Sulastri

Tax – Accounting Department

Panasonic Indonesia

Saya bergabung dengan PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI) 11 tahun yang lalu, ketika perusahaan kami masih bernama PT. National Panasonic Gobel. Sejalan dengan perkembangannya, ada banyak sekali perubahan dan peningkatan yang terjadi selama ini, yang terlihat dari usaha manajemen kami dalam menyempurnakan proses kerja yang ada. Brand kami pun berhasil melewati transisi yang baik ketika berubah dari nama National ke Panasonic.

Bekerja di PGI merupakan kebanggan tersendiri bagi saya, dan salah satu hal yang paling saya banggakan ialah hubungan kami sesama karyawan yang sangat harmonis. Saya selalu percaya bahwa hal ini akan mendukung kinerja kami setiap harinya.

Saya tumbuh dan berkembang bersama Panasonic, dan banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan terutama dalam motivasi bekerja. Kami disini yakin bahwa kerjasama dan kerja keras akan berdampak baik bagi perkembangan seseorang.

Mari bergabung, tumbuh dan berkembang bersama kami. Anda akan mendapatkan banyak pengalaman menarik di Panasonic!

Kesempatan Berkarir

Informasi mengenai lowongan pekerjaan dapat Anda temukan disini. Anda siap menerima tantangan?

Kategori

Nama Posisi

Lokasi

Marketing Supervisor Lighting

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

IT INFRA & OPR

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

Corporate Communication Supervisor

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

Marketing Executive

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

Sales Reps (Jakarta, Pontianak, Medan, Pekanbaru, Batam)

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

Finance Supervisor

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

Sales Executive

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

Internship Program

PT. Panasonic Gobel Indonesia
Jl. Dewi Sartika Cawang II
Jakarta Timur 13630

FAQ

Pertanyaan1. Dimana saja kantor-kantor anda?

Jawaban1.

Kantor pusat kami di Jl. Dewi Sartika II Cawang, Jakarta Timur, dan cabang-cabang sales tersebar di 4 pulau di seluruh penjuru kepulauan nusantara. Bila ingin mencari, pilih nama pulau untuk mendapatkan alamat dan nomor telponnya.

Pertanyaan2. Berapa banyak pegawai di Panasonic Gobel Indonesia?

Jawaban2.

Panasonic Gobel mempekerjakan 484 karyawan yang tersebar di kantor pusat dan cabang di seluruh indonesia

Pertanyaan3. Kategori perkerjaan apa yang tersedia di perusahaan anda?

Jawaban3.

Kategori yang tersedia di Panasonic Gobel Indonesia meliputi: Pemasaran, Penjualan, Keuangan/akunting, MIS, layanan purna jual dan Personalia.

Pertanyaan4. Apa saja yang termasuk dalam paket gaji?

Jawaban4.

Paket gaji setiap pegawai dibedakan berdasarkan pengalaman. Namun, dana dasar seperti medis, gigi, dan asuransi kesehatan disediakan untuk semua pegawai secara merata. PANASONIC GOBEL INDONESIA menerapkan konsep 'pay for performance' (dibayar sesuai performa kerja) dimana perusahaan memberikan penghargaan atas usaha dan kinerja pegawai atau tim dan memberikan imbalannya secara sesuai.

Pertanyaan5. Bagaimana budaya kerja Panasonic?

Jawaban5.

Budaya kerja kami berdasarkan pada Filosofi Dasar Berbisnis di Panasonic, kami 'mencetak orang sebelum produk'. Oleh sebab itulah kami mengutamakan perkembangan pribadi dan kesejahteraan semua pegawai karena kami percaya bahwa kesuksesan kami bergantung seluruhnya pada komitmen mereka, serta keterlibatan dan aplikasi kerja mereka dalam tugas dan tanggung jawab mereka.

Pertanyaan6. Apakah ada masa percobaan?

Jawaban6.

Masa percobaan pegawai tingkat manajer adalah 3 bulan, dan 1 tahun kontrak untuk OJT (pelatihan di lapangan) untuk pegawai lain, dan kemudian setelah lolos proses tinjauan dan evaluasi 6 bulan akan dipekerjakan secara permanen.

Pertanyaan7. Seberapa seringkah evaluasi performa kerja dilakukan?

Jawaban7.

Penilaian kinerja dilakukan setiap tahun untuk menghargai kinerja tahunan pegawai. Tinjauan pegawai OJT dilakukan setiap 6 bulan, dan pelatihan untuk peningkatan performa kerja diadakan berdasarkan kebutuhan. Ini adalah salah satu metode PANASONIC GOBEL INDONESIA untuk menentukan kenaikan gaji, promosi dan insentif serta bonus pegawai lainnya secara tahunan.

Pertanyaan8. Apakah benar dalam perusahaan bersama (Joint Venture) Jepang-Indonesia seperti PANASONIC GOBEL INDONESIA, pegawai non-jepang tidak mendapat promosi ke posisi manajemen senior?

Jawaban8.

Sebaliknya, di Panasonic kami menekankan akan pentingnya dan bernilainya menempatkan pegawai lokal di posisi tersebut. Panasonic memiliki Program eksekutif Global yang memantau potensi pegawai dan mendidik mereka untuk menjabat posisi senior bila siap.

Pertanyaan9. Apakah itu berarti posisi senior hanya bisa didapat oleh pegawai lama?

Jawaban9.

Posisi senior di Panasonic tidak berdasarkan keberhasilan dan senioritas. Pegawai yang dinilai perusahaan berpotensi tinggi dan sudah dikembangkan dapat mengisi posisi tersebut. Kalau tidak, Panasonic akan mencari orang berbakat lokal dari luar perusahaan untuk posisi tersebut.

Pertanyaan10. Apa benar pegawai wanita dalam perusahaan bersama (Joint Venture) Jepang-Indonesia tidak berpeluang naik jabatan selayaknya pegawai pria?

Jawaban10.

Tidak benar. Panasonic menghargai keragaman dalam merekrut, dengan tidak berdasarkan jenis kelamin, ras, kewarganegaraan, dll. Dalam perkembangan karir, juga tidak dibedakan jenis kelamin. Panasonic memilih berdasar kemampuan kandidat.

Pertanyaan11. Seperti apa kandidat yang dicari Panasonic?

Jawaban11.

Panasonic mencari kandidat yang bermotivasi tinggi dan bisa berkerja dalam tim. Kandidat juga harus berwawasan luas dan kreatif mengeluarkan gagasan demi kemajuan bisnis. Kandidat juga harus haus ilmu dan ingin terus berkembang.

Memahami Keragaman

Dengan mengakui keunikan masing-masing pegawai dalam kontribusi mereka untuk kesuksesan perusahaan kami, kami berusaha untuk menciptakan dan memelihara suatu lingkungan dimana para pekerja kami merasa nyaman dan dapat bekerja sebaik-baiknya. Kami menyediakan kesempatan-kesempatan bagi para pekerja kami untuk mengembangkan potensi penuh mereka dalam lingkungan yang kondusif. Kami menghargai kontribusi setiap individu yang sejalan dengan nilai dan tujuan bisnis kami. Dalam kebersamaan, kami sangat percaya bahwa para pekerja kami, kekayaan ide kami dan pandangan kami yang beragam akan menghantarkan usaha kami ketingkat yang lebih tinggi.

Kami berkomitmen untuk menerima keragaman dalam merekrut dan memilih pegawai baru dengan tujuan untuk memanfaatkan kekuatan kolektif dari keragaman kami untuk memimpin persaingan dalam industri kami. Tanpa memandang atribut dan karakter pribadi, kami telah membangun barisan keahlian dan pengalaman dalam tenaga kerja kami yang keragamannya mencerminkan keragaman dari usaha, pelanggan, rekan usaha dan masyarakat dimana kami beroperasi.

Dalam Keragaman, ini adalah tentang anda, ini adalah tentang kita semua.

BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa PT. PERTAMINA (persero) merupakan perusahaan BUMN yang mempunyai tujuan memperoleh keuntungan dengan menitikberatkan pada kenyamanan dan kepuasan konsumen. Nilai budaya kinerja PT. PERTAMINA (persero) :

· Bersih Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas. Berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.

· Kompetitif Mampu berkompetisi dalam skala regional maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja

· Percaya Diri Berperan dalam pembangunan ekonomi nasional, menjadi pelopor dalam reformasi BUMN, dan membangun kebanggaan bangsa.

· Fokus Pada Pelanggan Beorientasi pada kepentingan pelanggan, dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

· Komersial Menciptakan nilai tambah dengan orientasi komersial, mengambil keputusan berdasarkan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.

· Berkemampuan Dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan memiliki talenta dan penguasaan teknis tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan riset dan pengembangan.

Perusahaan terakhir merupakan perusahaan manufaktur yaitu PT. Panasonic Gobel Indonesia Perusahaan ini terbentuk oleh dasar filosofi yang diterapkan oleh kedua penemunya, Almarhum Drs. Thayeb Moh Gobel dan Konosuke Matsushita. Almarhum Drs. Thayeb Moh Gobel memiliki filosofi “Pohon Pisang” sementara Konosuke Matsushita dikenal dengan filosofi “Air Mengalir”. Hingga saat ini kedua filosofi bersatu dan membentuk suatu sinergi yang luar biasa dalam membangun bisnis Panasonic di Indonesia.

Melalui brand-nya yang dikenal secara umum dengan nama Panasonic, Panasonic Corporation yang berpusat di Osaka, Jepang ini, merupakan manufaktur kelas dunia di bidang produk elektronik, khususnya untuk kebutuhan konsumen awam, bisnis dan industri .

Di Asia Pasifik, Panasonic muncul pertama kalinya dengan mendirikan pabrik pertamanya di Thailand pada tahun 1961. Beberapa tahun berikutnya, operasi Panasonic di kawasan ini pun berkembang. Saat ini operasinya ada di 9 negara (termasuk Indonesia) dengan total 75 perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 82,000 orang dan mencapai total penjualan sebesar 9,457 juta US Dollar untuk tahun fiskal 2005, atau sama dengan 26% dari total penjualan luar negeri Panasonic Corporation.

Di Indonesia sendiri, Panasonic memiliki sejarah yang sangat panjang dan melekat di hati semua rakyat Indonesia. Dimulai dengan kehadiran radio ‘tjawang’ oleh Almarhum Drs. H. Thayeb Moh. Gobel pada tahun 1954, TV pertama di tahun 1962, hadirnya brand National di tahun 1970, sampai pada akhirnya mengganti nama National dan menggunakan nama Panasonic di tahun 2004. Sampai saat ini Panasonic di Indonesia tetap merupakan brand elektronik yang paling terkemuka dengan sederet produknya yang inovatif, mulai dari TV plasma, Kamera, AC, Kulkas, Mesin Cuci, dan lainnya.


1 comment: